TELEPON SELULER


TELEPON SELULER

Telepon genggam atau telepon seluler (disingkat ponsel) atau handphone (disingkat HP) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, tetapi dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel 
Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Fungsi telepon :
Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, telepon genggam umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message serviceSMS).
Apa perbedaan smartphone dengan telepon seluler ?

- Telepon seluler sama dengan telpon genggam, alat komunikasi yg bisa telpon dan sms (mengirim pesan singkat)

- Smartphone berarti hp pintar, alat komunikasi yg tidak hanya diperuntukkan utk telpon dan sms saja tetapi bisa digunakan utk akses media social, dan cara komunikasinya pun lebih beragam, seperti face to face, 3G, skype dan memiliki berbagai aplikasi.
Fitur pada telepon seluler
Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini telepon genggam juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan videokamera digital, game, dan layanan internet (WAPGPRS3G). Selain fitur-fitur tersebut, telepon genggam sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di telepon genggam tersebut, orang bisa mengubah fungsi telepon genggam tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

CARA KERJA JARINGAN TELEPON SELULER




Cara kerja telepon seluler antara lain sebagai berikut ;
1.      Suara dari pengirim diterima oleh alat yang disebut Microphone.
2.     Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik dan kemudian dipancarkan oleh ponsel ke BTS terdekat.
3.     Sinyal tersebut diterima oleh BTS dan sinyal tersebut diteruskan ke pusat telekomunikasi.
4.     Dari pusat telekomunikasi, sinyal diteruskan kepada BTS terdekat kemudian diteruskan ke penerima.
5.   Setelah sampai ke penerima, maka sinyal tersebut diubah menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut dengan Speaker.

Maraknya penggunaan teknologi komunikasi terutama telepon seluler membuat manusia memiliki rasa ketergantungan yang tinggi. Sedang berada di dalam proses di mana menuju kepada sifat kedewasaan, pola pikir remaja yang cenderung terbuka lebih mudah menerima hal-hal baru yang bersifat inovatif sehingga membuatnya rentan terkena dampak negatif dari penggunaan ponsel. Penelitian ini mengadopsi model yang dikembangkan oleh D.G. Seo et al. (2016) untuk melakukan analisis hubungan antara ketergantungan ponsel terhadap faktor-faktor yang mungkin terpengaruh akibat ketergantungan ponsel. Menggunakan sampel sebanyak 742 murid SMP di Surabaya, pengolahan data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan analisis mediasi dilakukan. Hasilnya, diketahui bahwa terdapat hubungan langsung antara ketergantungan ponsel terhadap perhatian, depresi, hubungan sosial dengan teman, hubungan sosial dengan guru dan prestasi. Ketika diuji dengan hubungan tidak langsung, didapatkan hasil bahwa faktor depresi dapat menjadi mediator hubungan antara ketergantungan ponsel dan hubungan sosial dengan guru. Namun pengujian hubungan tidak langsung antara ketergantungan ponsel dan prestasi dengan faktor perhatian, depresi, hubungan sosial dengan teman dan hubungan sosial dengan guru tidak menunjukkan adanya hubungan tidak langsung tersebut, hal ini dikarenakan terdapat indikasi terjadinya faking dan social desirability. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa ketergantungan ponsel mengakibatkan efek yang negatif, baik itu pada hubungan pengaruh langsung maupun tidak langsung.

referensi :




Komentar