Standar Organisasi Internasional dalam bidang Komunikasi Data
Nama : Diah Narulita Rinjani
Kelas : XI TKJ 1
No : 7
Standar Organisasi
Internasional
dalam bidang Komunikasi Data
Standar suatu komunikasi diperlukan agar terdapat keseragaman,
sehingga komunikasi memungkinkan untuk dilakukan. Berikut beberapa organisasi
standar yang berperan dalam jaringan komputer.
1. Internet Engineering Task Force
(IETF).
Merupakan sebuah
organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individu ataupun organisasi)
yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini
diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group),
dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam
jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah
tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board).
Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working
Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan
lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat
standar protokol TCP/IP.
2. International Telecommunications Union (ITU)
ITU (International Telecommunication
Union) merupakan sebuah organisasi internasional untuk membakukan
atau memastikan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi, baik di
bidang layanan, media dan jaringan yag dipakai, sehingga sebuah jalinan
telekomunikasi dapat berjalan lancar. Dengan tujuan untuk menstandarisasi,
pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian
interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan penggilan telepon
internasional. ITU (International Telecommunication Union) sendiri merupakan
bentukan dari perwakilan pemerintah Eropa pada tahun 1865 dan berdirilah ITU di
Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Dan ITU diketua oleh Sekertaris Jendral Dr. Hamadoun I Toure sejak tahun 2006 hingga
sekarang, yang merupakan jabatan pada periode ke-2. Sehingga pada tahun 1947
ITU menjadi badan Perserikatan Bangsa – Bangsa. ITU dibagi menjadi 3 yakni:
1. ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication)
2. ITU-R
3. ITU-D
1. ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication)
• Perusahaan
• Asosiasi
• Peraturan Lembaga
Terdapat juga 500 anggota sektor yang bergabung dengan ITU-T, termasuk perusahaan telepon, produsen pralatan telekomunikasi, vendor komputer, produsen chip, dan perusahaan media. Termasuk berbagai organisasi ilmiah nirlaba dan konsorsium industri.
Adapun beberapa contoh dari Standar ITU-T, yakni:
a. JPEG (Joint Photographic Expert Group ), merupakan standar kompresi file yang dikembangkan menggunakan kombinasi DCT dan pengkodean Huffman untuk mengompresikan suatu file citra yang bersifat lossy atau kurang baik.
b. MPEG (Motion Picture Expert Group), merupakan standar pengkodean layanan video. MPEG sendiri mulai pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1998, dengan standar utamanya adalah basis internet yakni streaming media.
c. H.323. Pada tahun 1996 H.323 dibentuk untuk dapat membantu pengembangan layanan VoIP. Fungsinya adalah untuk mempermudah pengiriman layanan suara, gambar dan data melalui jaringan computer (internet).
d. G.709. Fungsi dari G.709 adalah untuk mengimplementasikan penggunaan kabel fiber optik. Adapun tujuan dari standar ITU G.709 ada tiga macam, yakni :
1. Mendefinisikan optik hierarki transportasi OTN,
2. Mendefinisikan fungsi dari overhead dalam mendukung multiwavelength jaringan optik,
3. Mendefinisikan kerangka struktur, bit rate dan format untuk pemetaan sinyal klien.
2. ITU-R (International Telecommunication Union of Radiocommunication)
Merupakan salah satu standar internasional dibidang radiokomunikasi. Dimana ITU-R ini menstandarisasikan komunikasi gelombang radio serta frekuensinya secara internasional.
3. ITU-D (International
Telecommunication Union of Development)
ITU-D
bergerak dibidang pengembangan. Tugasnya pun untuk menstandarisasikan secara
internasional perkembangan-perkembangan dunia telekomunikasi, baik dari segi
jaringan, teknologi maupun layanannya.
3. International Organization
for Standardization (ISO).
ISO adalah organisasi standarisasi
internasional yang bertugas membuat standar dari berbagai bidang termasuk
jaringan komunikasi data. Salah satu standar yang terkenal adalah model OSI
(Open System Interconnection).
4.
American National Standards Institute (ANSI).
Lembaga ini mengawasi pembuatan dan
penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di
hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika
Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat
dapat digunakan di seluruh dunia.
Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.
Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.
EIA merupakan perkumpulan/ asosiasi
produsen perangkat komunikasi. bertanggung jawab untuk pengembangan dan
perawatan standar industri untuk antarmuka antara peralatan pemrosesan data dan
komunikasi data, untuk memastikan peralatan yang diproduksi oleh produsen
yang berbeda tetap kompatibel. Contohnya adalah RS-232 adalah standard
komunikasi serial yang digunakan untuk koneksi periperal ke periperal.
6.
Insti
Lembaga tersebut memberi akreditasi
untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang
standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen,
perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan
kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan
istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi
akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel
sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar
internasional.
EIA merupakan perkumpulan/ asosiasi
produsen perangkat komunikasi. bertanggung jawab untuk pengembangan dan
perawatan standar industri untuk antarmuka antara peralatan pemrosesan data dan
komunikasi data, untuk memastikan peralatan yang diproduksi oleh produsen
yang berbeda tetap kompatibel. Contohnya adalah RS-232 adalah standard
komunikasi serial yang digunakan untuk koneksi periperal ke periperal.
6.
Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE).
IEEE adalah organisasi profesi yang
membuat berbagai standar termasuk dalam bidang jaringan komunikasi data.
Contohnya adalah IEEE 802.3 and IEEE 802.5 standar yang digunakan pada LAN.






Komentar
Posting Komentar